Mahasiswa FPP UMM Tunjukkan Inovasi Lewat Keberhasilan di PPK Ormawa 2026
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan empat organisasi mahasiswa yang lolos seleksi akhir Subproposal PPK Ormawa 2026. Keberhasilan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi. Empat organisasi mahasiswa yang berhasil lolos terdiri dari HIMATEKPA, HIPOTESA FPP UMM, BEM FPP UMM, dan HIMAGRI. Program-program yang diajukan mengangkat berbagai isu strategis terkait pengembangan desa, pemberdayaan masyarakat, inovasi pertanian, hingga penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan organisasi dan kepemimpinan, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat. Pendekatan kolaboratif dan inovatif menjadi nilai utama dalam pengembangan proposal yang diajukan. FPP UMM terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan dampak positif melalui program-program kemahasiswaan yang berkelanjutan.
Dosen Kehutanan FPP UMM Kembangkan Model Penyerapan Karbon untuk Solusi Lingkungan di Kabupaten Malang
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan solusi lingkungan melalui Program Bestari Saintek 2025–2026. Salah satu program yang dikembangkan adalah model peningkatan penyerapan karbon di Kabupaten Malang yang digagas oleh dosen Program Studi Kehutanan, Dr. Ir. Nugroho Tri W., M.P. Program ini hadir sebagai upaya menghadapi tantangan perubahan iklim dan meningkatnya persoalan emisi karbon yang berdampak pada lingkungan. Melalui pendekatan berbasis sains dan teknologi, model tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas penyerapan karbon melalui pengelolaan ekosistem yang lebih berkelanjutan. Kabupaten Malang dipilih karena memiliki potensi sumber daya alam dan kawasan lingkungan yang mendukung implementasi program penyerapan karbon. Tidak hanya berfokus pada aspek penelitian, program ini juga diarahkan untuk menghasilkan kebijakan dan langkah aplikatif yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi nyata terhadap isu lingkungan global. FPP UMM terus berkomitmen mendukung pengembangan inovasi yang mampu memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan dan masyarakat.