Ketika Cerita Menjadi Juara: Niha Aina Harumkan Nama FPP UMM di Ajang Rector Cup
Kemampuan merangkai ide menjadi sebuah cerita yang utuh dan bermakna mengantarkan Niha Aina, mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), meraih Juara 1 Kepenulisan Cerpen dalam ajang Rector Cup. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dan kemampuan literasi mahasiswa FPP mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaik di tingkat universitas. Di balik keberhasilan tersebut, terdapat proses panjang yang harus dilalui. Sebagai anggota LSO Jalu, Niha aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan kepenulisan yang diselenggarakan organisasi. Diskusi karya, proses revisi, hingga evaluasi bersama menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk kualitas tulisan yang akhirnya berhasil mengantarkannya menjadi juara. Menurut Niha, menulis cerpen bukan hanya tentang menyusun alur cerita yang menarik, tetapi juga menghadirkan pesan yang dapat dirasakan pembaca. Ia mengaku menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan ide, memperbaiki struktur cerita, serta memperkuat karakter dalam naskah yang dilombakan. Saat pengumuman pemenang, rasa haru dan tidak percaya menyelimuti dirinya. Niha mengaku sempat meragukan hasil yang akan diperoleh karena banyaknya karya berkualitas yang turut berkompetisi. Namun, kerja keras yang selama ini dilakukan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. “Saya merasa sangat bersyukur karena kesempatan ini menjadi bukti bahwa proses yang dijalani tidak pernah sia-sia. Kemenangan ini memberikan motivasi bagi saya untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan menulis,” ujarnya. Niha juga menyampaikan terima kasih kepada dosen pembina LSO Jalu, Devi Dwi Siskawardani, S.TP., M.Sc., serta seluruh rekan organisasi yang senantiasa memberikan masukan, semangat, dan ruang untuk berkembang. Menurutnya, lingkungan yang mendukung menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan diri untuk berkarya. Ke depan, Niha berharap dapat terus menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga mampu memberikan inspirasi bagi pembacanya. Ia juga berharap semakin banyak mahasiswa yang berani menyalurkan gagasan dan kreativitasnya melalui dunia kepenulisan.
Mahasiswa FPP UMM Torehkan Prestasi Gemilang pada Ajang Rector Cup melalui LSO Jalu
Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Rector Cup. Prestasi tersebut diraih oleh mahasiswa yang tergabung dalam LSO Jalu, organisasi kemahasiswaan yang menjadi wadah pengembangan minat dan bakat di bidang seni dan sastra. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FPP tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi dalam bidang seni dan literasi. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, anggota LSO Jalu berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya pada berbagai cabang perlombaan yang diselenggarakan dalam Rector Cup. Adapun prestasi yang berhasil diraih oleh mahasiswa FPP melalui LSO Jalu antara lain: Juara 1 Baca Puisi Putra diraih oleh M. Choirul Anwar. Juara 1 Kepenulisan Cerpen diraih oleh Niha Aina. Juara 2 Baca Puisi Putri diraih oleh Eka Retno Setyo Winarti. Juara 2 Kepenulisan Lakon diraih oleh Neza Indira Pratama. Juara 3 Kepenulisan Puisi diraih oleh Silmi Multazamah D. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, serta komitmen para mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan di bidang seni pertunjukan dan sastra. Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya dosen pembina LSO Jalu, Devi Dwi Siskawardani, S.TP., M.Sc., yang senantiasa memberikan arahan dan motivasi kepada mahasiswa. Melalui capaian ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk mengembangkan potensi diri serta berani menunjukkan karya dan kreativitasnya melalui berbagai ajang kompetisi. LSO Jalu pun berkomitmen untuk terus menjadi ruang pengembangan bakat seni dan sastra yang mampu melahirkan prestasi-prestasi membanggakan bagi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang.