Dosen Kehutanan FPP UMM Raih Pendanaan Program Bestari Saintek 2025–2026
Prestasi akademik kembali diraih dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dosen Program Studi Kehutanan berhasil memperoleh pendanaan dalam Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (Bestari Saintek) Tahun 2025–2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan riset dan inovasi berbasis lingkungan. Program Bestari Saintek merupakan salah satu program pendanaan yang berfokus pada penguatan riset, inovasi, dan pengembangan solusi berbasis sains dan teknologi untuk mendukung keberlanjutan ekosistem hidup. Keberhasilan dosen Kehutanan FPP UMM dalam memperoleh pendanaan tersebut menjadi bukti kualitas akademik dan kontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pendanaan ini diharapkan mampu mendukung pelaksanaan penelitian dan pengembangan inovasi yang relevan dengan isu lingkungan, kehutanan, dan keberlanjutan sumber daya alam. Selain itu, program ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara akademisi, masyarakat, dan berbagai pihak terkait. Melalui capaian tersebut, FPP UMM terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya riset yang produktif dan berdampak bagi masyarakat. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat peran Program Studi Kehutanan dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis lingkungan dan teknologi.
Tiga Dosen FPP UMM Lolos Pendanaan Penelitian Program BIMA 2026, Perkuat Budaya Riset Akademik
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan tiga dosennya dalam meraih pendanaan penelitian pada Program BIMA tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti komitmen FPP UMM dalam memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan akademik. Adapun dosen yang berhasil lolos dalam skema pendanaan tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Warkoyo, M.P., IPM., Prof. Dr. Ir. Syarif Husen, M.P., serta Prof. Dr. Ir. Dyah Roeswitawati, M.S. Ketiganya merupakan akademisi yang memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pertanian dan peternakan. Program BIMA merupakan salah satu skema pendanaan penelitian nasional yang kompetitif, sehingga keberhasilan ini menunjukkan bahwa proposal penelitian yang diajukan telah memenuhi standar kualitas yang tinggi. Hal ini mencerminkan kapasitas akademik dosen FPP UMM dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak. Dengan adanya pendanaan ini, diharapkan penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta solusi terhadap berbagai permasalahan di sektor pertanian dan peternakan. Selain itu, capaian ini juga diharapkan dapat mendorong dosen lainnya untuk terus aktif dalam kegiatan penelitian.
Dosen FPP UMM Raih Pendanaan BIMA 2026, Bukti Kualitas Riset yang Kompetitif di Tingkat Nasional
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan kualitas akademiknya melalui keberhasilan tiga dosen dalam memperoleh pendanaan penelitian Program BIMA tahun 2026. Prestasi ini menjadi indikator penting dalam peningkatan kualitas riset di lingkungan fakultas. Tiga dosen yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Warkoyo, M.P., IPM., Prof. Dr. Ir. Syarif Husen, M.P., dan Prof. Dr. Ir. Dyah Roeswitawati, M.S. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kualitas proposal penelitian yang diajukan, serta relevansi topik penelitian dengan kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan. Program BIMA dikenal sebagai program pendanaan yang selektif dan kompetitif di tingkat nasional. Oleh karena itu, keberhasilan ini menunjukkan bahwa dosen FPP UMM mampu bersaing secara akademik dengan berbagai perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Capaian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas penelitian serta publikasi ilmiah di lingkungan FPP UMM. Selain itu, hasil penelitian yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Prof. Dr. Ir. Syarif Husen, M.P. Lolos Pendanaan BIMA 2026 Skema Disertasi Doktor dengan Inovasi Agen Hayati
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan Prof. Dr. Ir. Syarif Husen, M.P. dalam memperoleh pendanaan Program BIMA tahun 2026 melalui skema Penelitian Disertasi Doktor. Capaian ini menjadi bagian dari penguatan budaya riset di lingkungan akademik. Penelitian yang diangkat berfokus pada pengembangan bioamelioran multivariat berbasis agen hayati lokal untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas kedelai pada lahan kering. Topik ini memiliki relevansi tinggi dalam menjawab tantangan pertanian, khususnya dalam optimalisasi lahan marginal. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa penelitian yang diajukan memiliki kualitas yang tinggi, baik dari sisi metodologi maupun kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pertanian. Selain itu, penelitian ini juga berpotensi memberikan solusi inovatif bagi peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia. Dengan adanya pendanaan dari Program BIMA, diharapkan penelitian ini dapat berjalan secara optimal serta menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan, sehingga memberikan manfaat bagi petani dan sektor pertanian secara luas.
Prof. Dr. Ir. Warkoyo, M.P., IPM. Raih Pendanaan BIMA 2026 melalui Skema Penelitian Fundamental Reguler
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan kiprah akademiknya melalui keberhasilan Prof. Dr. Ir. Warkoyo, M.P., IPM. dalam meraih pendanaan penelitian pada Program BIMA tahun 2026 melalui skema Penelitian Fundamental Reguler. Penelitian yang diusulkan mengangkat topik mengenai bioprospeksi kasumba turate (Carthamus tinctorius L.), tanaman endemik Sulawesi, sebagai kandidat obat imunomodulator. Kajian ini menjadi penting dalam upaya eksplorasi sumber daya hayati lokal yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam bidang kesehatan. Pendanaan yang diperoleh menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas proposal penelitian yang diajukan, sekaligus menunjukkan kapasitas akademik dosen FPP UMM dalam menghasilkan riset yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan potensi baru dari tanaman lokal yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas, sehingga memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta pemanfaatan sumber daya hayati Indonesia secara optimal.
Prof. Dr. Ir. Dyah Roeswitawati, M.S. Lolos Pendanaan BIMA 2026 Skema Penelitian Fundamental Reguler
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatatkan capaian akademik melalui keberhasilan Prof. Dr. Ir. Dyah Roeswitawati, M.S. dalam memperoleh pendanaan penelitian pada Program BIMA tahun 2026 dengan skema Penelitian Fundamental Reguler. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen dalam pengembangan riset yang berkualitas dan berkelanjutan. Penelitian yang diusulkan oleh Prof. Dyah mengangkat topik mengenai isolasi dan identifikasi secara molekuler rhizobakteri akar alang-alang (Imperata cylindrica) sebagai agen penghambat patogen Phytophthora infestans menggunakan pendekatan 16S rDNA. Topik ini dinilai memiliki kontribusi penting dalam pengembangan teknologi hayati di bidang pertanian, khususnya dalam pengendalian penyakit tanaman secara ramah lingkungan. Keberhasilan dalam memperoleh pendanaan ini menunjukkan bahwa proposal penelitian yang diajukan telah memenuhi standar kualitas nasional, baik dari segi kebaruan, metodologi, maupun relevansi terhadap kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan. Hal ini sekaligus memperkuat posisi FPP UMM sebagai institusi yang aktif dalam kegiatan riset. Dengan adanya dukungan pendanaan dari Program BIMA, diharapkan penelitian ini dapat menghasilkan inovasi yang aplikatif serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pertanian berkelanjutan di Indonesia.
Lolos Skema Pengabdian BIMA 2026, Dosen FPP UMM Dorong Implementasi Ilmu di Masyarakat
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan dosennya dalam memperoleh pendanaan pengabdian masyarakat pada Program BIMA 2026. Capaian ini menjadi langkah strategis dalam mengimplementasikan hasil riset dan keilmuan secara langsung kepada masyarakat. Dosen yang terlibat dalam program ini adalah Dr. Ir. Asmah Hidayati, M.P., IPM., Ramli Ramadhan, S.Hut., M.A., Apriliana Devi Anggraini, S.Pt., M.Sc., Nur Ocvanny Amir, S.P., M.P., serta Dony Prasetyo, S.Pi., M.Si. Mereka diharapkan dapat melaksanakan program pengabdian yang inovatif dan aplikatif. Pendanaan dari Program BIMA memberikan dukungan penting dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian, sehingga program yang dijalankan dapat lebih terstruktur, berkelanjutan, dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Melalui capaian ini, FPP UMM terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengajaran dan penelitian, tetapi juga aktif dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dosen FPP UMM Raih Pendanaan Pengabdian Masyarakat BIMA 2026, Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan sejumlah dosennya dalam memperoleh pendanaan skema pengabdian kepada masyarakat pada Program BIMA tahun 2026. Capaian ini menjadi wujud nyata komitmen fakultas dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Adapun dosen yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut antara lain Dr. Ir. Asmah Hidayati, M.P., IPM., Ramli Ramadhan, S.Hut., M.A., Apriliana Devi Anggraini, S.Pt., M.Sc., Nur Ocvanny Amir, S.P., M.P., serta Dony Prasetyo, S.Pi., M.Si. Keberhasilan ini menunjukkan kapasitas dosen FPP UMM dalam merancang program pengabdian yang relevan dan berdampak bagi masyarakat. Program BIMA merupakan salah satu skema pendanaan nasional yang kompetitif, sehingga keberhasilan ini mencerminkan kualitas proposal pengabdian yang diajukan. Program yang didanai diharapkan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan nyata di sektor pertanian, peternakan, dan lingkungan. Dengan adanya pendanaan ini, diharapkan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran FPP UMM sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat.
Prestasi Akademik FPP UMM Meningkat, Dosen Lolos Berbagai Skema Pendanaan BIMA 2026
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan dosen dalam memperoleh pendanaan Program BIMA 2026 pada berbagai skema. Keberhasilan ini menjadi indikator peningkatan kualitas riset dan pengabdian di lingkungan fakultas. Pada skema penelitian, dosen FPP UMM berhasil lolos dalam kategori Penelitian Fundamental Reguler dan Penelitian Disertasi Doktor. Sementara itu, pada skema pengabdian masyarakat, dosen juga berhasil memperoleh pendanaan dalam program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dan Desa Binaan. Capaian ini tidak hanya mencerminkan kualitas proposal yang diajukan, tetapi juga menunjukkan relevansi penelitian dan pengabdian dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan peternakan. FPP UMM terus mendorong dosen untuk aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan tinggi serta kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.