Menguatkan Riset Pertanian dan Peternakan Berkelanjutan Melalui Kolaborasi Akademik dan Industri

Tantangan sektor pertanian dan peternakan yang semakin kompleks menuntut hadirnya inovasi berbasis riset yang mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Shimonoseki City University (SCU), Jepang, dan SA Assist Co. menjajaki kolaborasi penelitian yang berfokus pada pengembangan sektor pertanian dan peternakan berkelanjutan. Kerja sama tersebut diarahkan pada penguatan riset terapan yang tidak hanya menghasilkan publikasi akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sektor agribisnis. Melalui kolaborasi lintas negara ini, para peneliti berkesempatan bertukar pengetahuan, pengalaman, serta pendekatan ilmiah yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing negara. Keterlibatan Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) UMM menjadi salah satu poin penting dalam pengembangan kerja sama. Bidang pertanian dan peternakan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui riset kolaboratif yang mengintegrasikan perspektif akademisi, kebutuhan industri, serta perkembangan teknologi global. Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, kerja sama ini juga membuka peluang hilirisasi hasil penelitian sehingga inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara langsung pada sektor usaha. Kehadiran SA Assist Co. sebagai mitra industri diharapkan mampu menjembatani hasil riset dengan kebutuhan pasar dan dunia kerja. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan menghasilkan berbagai penelitian yang berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan, pengembangan agribisnis berkelanjutan, serta peningkatan daya saing sektor pertanian dan peternakan di tingkat internasional. Dengan menggabungkan kekuatan akademik, riset, dan industri, UMM bersama mitra Jepang berupaya menghadirkan solusi yang relevan terhadap tantangan pembangunan pertanian dan peternakan masa depan.

Dosen Peternakan FPP UMM Raih Paten Invensi untuk Inovasi Kultur Bakteri Lignokloritik

Prestasi membanggakan kembali diraih Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dosen Program Studi Peternakan, Prof. Dr. Ir. Indah Prihartini, M.P., IPU., berhasil memperoleh paten invensi atas inovasi berjudul “Proses Pembuatan Kultur Bakteri Lignokloritik untuk Pembenah Tanah”. Capaian tersebut menjadi bukti nyata kontribusi akademisi FPP UMM dalam menghadirkan inovasi berbasis riset yang memiliki manfaat bagi sektor pertanian dan lingkungan. Inovasi yang dikembangkan diharapkan mampu menjadi solusi dalam mendukung pengelolaan tanah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Perolehan paten invensi tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam bidang penelitian, tetapi juga mencerminkan komitmen dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang aplikatif dan berdampak bagi masyarakat. Pengembangan inovasi seperti ini menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dan peternakan. FPP UMM memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan berharap inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta menginspirasi lahirnya penelitian dan inovasi lainnya di lingkungan akademik.

Jurnal ARAS Prodi Peternakan FPP UMM Raih Akreditasi SINTA

Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan capaian membanggakan melalui Jurnal ARAS yang dikelola oleh Program Studi Peternakan. Jurnal tersebut berhasil memperoleh akreditasi nasional dengan peringkat SINTA 4 sebagai bentuk pengakuan atas kualitas publikasi ilmiah yang dihasilkan. Akreditasi ini menunjukkan bahwa Jurnal ARAS telah memenuhi standar nasional dalam pengelolaan jurnal ilmiah, mulai dari kualitas artikel, sistem editorial, hingga konsistensi penerbitan. Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kredibilitas jurnal di tingkat nasional. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama tim pengelola jurnal, dosen, serta kontributor yang terus berupaya menjaga kualitas publikasi. Selain itu, dukungan institusi juga berperan dalam mendorong pengembangan jurnal ilmiah yang berkelanjutan. Dengan diraihnya akreditasi SINTA 4, Jurnal ARAS diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi wadah publikasi ilmiah yang berkualitas di bidang peternakan.