Menitipkan Gagasan dalam Bait-Bait Kata, Silmi Multazamah Ukir Prestasi di Rector Cup
Kemampuan mengolah rasa dan gagasan ke dalam rangkaian kata yang bermakna mengantarkan Silmi Multazamah D., mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), meraih Juara 3 Kepenulisan Puisi dalam ajang Rector Cup. Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kreativitas mahasiswa FPP mampu berkembang dan bersaing melalui karya sastra yang inspiratif. Bagi Silmi, menulis puisi merupakan cara untuk mengekspresikan pemikiran, pengalaman, dan perasaan melalui bahasa yang indah dan penuh makna. Dalam proses persiapan lomba, ia menghabiskan banyak waktu untuk menyusun, mengevaluasi, dan menyempurnakan karyanya agar mampu menyampaikan pesan yang kuat kepada pembaca. Perjalanan menuju prestasi tersebut tidak selalu mudah. Berbagai revisi dan penyempurnaan dilakukan untuk menghasilkan karya terbaik. Namun, melalui dukungan dari lingkungan LSO Jalu dan proses pembinaan yang dijalani, Silmi mampu meningkatkan kualitas tulisannya secara bertahap. Silmi mengaku merasa terharu ketika namanya diumumkan sebagai salah satu pemenang. Baginya, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap proses panjang yang telah dilalui selama menulis dan mengembangkan karya. “Saya bersyukur karena karya yang saya tulis dapat memperoleh penghargaan. Pengalaman ini memberikan semangat baru bagi saya untuk terus belajar dan berkarya di bidang sastra,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada dosen pembina Devi Dwi Siskawardani, S.TP., M.Sc., serta seluruh keluarga besar LSO Jalu yang selalu memberikan dukungan selama proses persiapan perlombaan berlangsung. Ketua Umum LSO Jalu, Anggita Ameliana, turut mengapresiasi capaian yang diraih para anggota. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras individu yang didukung oleh budaya belajar dan saling mendukung yang terus dibangun di lingkungan LSO Jalu. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi di berbagai ajang Melalui prestasi yang diraih, Silmi berharap semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk mengekspresikan ide dan gagasannya melalui karya sastra. Menurutnya, menulis bukan hanya tentang menghasilkan karya, tetapi juga tentang membangun keberanian untuk menyampaikan suara dan perspektif kepada dunia.
Menuturkan Makna Lewat Puisi, Eka Retno Setyo Winarti Persembahkan Prestasi untuk FPP UMM
Kecintaan terhadap dunia sastra kembali membawa mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meraih prestasi membanggakan. Dalam ajang Rector Cup, Eka Retno Setyo Winarti berhasil meraih Juara 2 Baca Puisi Putri, membuktikan kemampuannya dalam menghidupkan makna puisi melalui penampilan yang penuh penghayatan. Prestasi tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten dan penuh kesungguhan. Sebelum tampil dalam perlombaan, Eka bersama anggota LSO Jalu menjalani berbagai sesi pembinaan yang berfokus pada teknik pembacaan puisi, pengaturan intonasi, ekspresi wajah, hingga penguasaan panggung. Menurut Eka, tantangan terbesar dalam membaca puisi adalah menyampaikan emosi dan pesan kepada audiens tanpa menghilangkan karakter asli karya yang dibawakan. Oleh karena itu, ia berusaha memahami setiap bait secara mendalam agar mampu menyampaikan puisi dengan lebih hidup dan menyentuh. Perasaan bahagia bercampur haru dirasakan Eka saat mengetahui dirinya berhasil meraih posisi kedua. Ia mengaku tidak menyangka dapat memperoleh hasil tersebut mengingat ketatnya persaingan yang dihadapi selama perlombaan. “Saya sangat bersyukur atas hasil yang diperoleh. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa keberanian untuk mencoba dan konsistensi dalam berlatih merupakan kunci penting untuk berkembang,” ungkapnya. Eka menilai bahwa dukungan dari teman-teman LSO Jalu dan arahan dari dosen pembina menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasinya. Berbagai masukan yang diberikan selama proses latihan membantunya meningkatkan kualitas penampilan dan rasa percaya diri saat berada di atas panggung. Melalui prestasi ini, Eka berharap dapat terus mengembangkan kemampuan di bidang sastra sekaligus mendorong mahasiswa lain untuk berani mengeksplorasi potensi yang dimiliki. Baginya, setiap kesempatan untuk berkarya merupakan ruang untuk belajar dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Dari Lembar Puisi ke Puncak Prestasi: M. Choirul Anwar Taklukkan Panggung Rector Cup
Dedikasi dan kecintaan terhadap dunia sastra mengantarkan M. Choirul Anwar, mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), meraih Juara 1 Baca Puisi Putra dalam ajang Rector Cup. Prestasi tersebut menjadi salah satu capaian membanggakan yang berhasil dipersembahkan oleh LSO Jalu, organisasi mahasiswa yang mewadahi minat dan bakat di bidang seni dan sastra. Keberhasilan yang diraih Choirul bukanlah hasil yang datang secara instan. Di balik penampilannya yang memukau di atas panggung, terdapat proses latihan yang panjang dan penuh komitmen. Bersama anggota LSO Jalu lainnya, ia menjalani berbagai sesi pembinaan yang berfokus pada teknik vokal, penghayatan makna puisi, pengendalian ekspresi, hingga kemampuan membangun koneksi emosional dengan penonton. Menurut Choirul, membaca puisi bukan sekadar melafalkan rangkaian kata, tetapi juga menyampaikan pesan dan perasaan yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, ia berupaya memahami setiap makna yang tersirat dalam karya yang dibawakannya agar dapat menghadirkan penampilan yang autentik dan berkesan. Rasa haru dan bahagia tak dapat disembunyikan ketika namanya diumumkan sebagai juara pertama. Ia mengaku sempat merasa gugup selama perlombaan karena harus bersaing dengan peserta-peserta terbaik dari berbagai fakultas. Namun, seluruh kerja keras yang telah dilakukan akhirnya terbayarkan dengan hasil yang membanggakan. “Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih juara pertama. Semua proses latihan, evaluasi, dan masukan yang saya terima selama persiapan menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kemenangan ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk teman-teman LSO Jalu yang selalu memberikan dukungan,” ungkapnya. Choirul juga menyampaikan apresiasinya kepada dosen pembina LSO Jalu, Devi Dwi Siskawardani, S.TP., M.Sc., yang senantiasa memberikan motivasi serta dukungan selama proses persiapan kompetisi berlangsung. Baginya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa lingkungan yang suportif dan pembinaan yang konsisten mampu mendorong mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi. Melalui capaian tersebut, Choirul berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengembangkan potensi diri di bidang nonakademik. Ia meyakini bahwa setiap mahasiswa memiliki ruang untuk berkarya dan berprestasi selama mau berproses, belajar, serta terus mengasah kemampuan yang dimiliki. Prestasi yang diraih M. Choirul Anwar tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menambah deretan capaian membanggakan bagi Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM. Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa seni dan sastra tetap memiliki tempat penting dalam membentuk mahasiswa yang kreatif, percaya diri, dan berdaya saing.