Dukungan Orang Tua Jadi Kunci, Ibunda Zhafif Bangga Dampingi Perjalanan Kuliah di Akuakultur UMM
Keberhasilan Muhammad Zhafif Addimaysqi sebagai wisudawan terbaik Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Periode 121 tidak terlepas dari dukungan penuh keluarga, khususnya sang ibunda yang selalu mendampingi perjalanan pendidikannya di Program Studi Akuakultur. Di balik capaian akademik yang diraih, terdapat peran besar orang tua yang senantiasa memberikan motivasi, doa, serta dukungan moral selama proses perkuliahan berlangsung. Sang ibunda mengungkapkan rasa bangga dan haru melihat perjuangan anaknya hingga mampu menyelesaikan studi dengan hasil terbaik. Menurutnya, memilih kuliah di bidang perikanan dan akuakultur merupakan keputusan yang tepat karena memberikan banyak peluang pengembangan diri serta prospek masa depan yang menjanjikan. Selama menjalani pendidikan di UMM, Zhafif dinilai mampu berkembang baik dari sisi akademik maupun kedewasaan dalam menghadapi tantangan. Momen wisuda tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga, sekaligus menjadi bukti bahwa dukungan orang tua memiliki peran penting dalam keberhasilan pendidikan anak. FPP UMM terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung mahasiswa, tetapi juga melibatkan keluarga sebagai bagian dari perjalanan akademik.
Go Halal-Thoyyib ke Desa Binaan: Kawal UKM Halal dan Branding Produk “Minuman Isotonik” di Kampung Herbal Sukolelo Pasuruan

Penguatan produk halal dan peningkatan daya saing UMKM menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Pendampingan yang terstruktur dan berbasis potensi lokal dinilai penting untuk memastikan kualitas produk, keamanan pangan, serta kesiapan pasar yang lebih luas. Program Go Halal-Thoyyib dilaksanakan di Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada 16 Februari 2026. Kegiatan ini berfokus pada pendampingan pelaku UMKM dalam meningkatkan mutu produk sekaligus memperkuat strategi pemasaran berbasis sumber daya lokal. Desa Sukolelo dikenal sebagai Kampung Herbal dengan berbagai komoditas tanaman obat dan bahan alami yang telah dimanfaatkan sebagai produk olahan masyarakat. Salah satu produk yang dikembangkan dalam program ini adalah minuman isotonik berbasis ekstrak herbal, dengan bunga mawar dan rosella yang memiliki beberapa kandungan, salah satunya yang di unggulkan yaitu antioksidan. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sukolelo tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, petani lokal, perangkat desa, serta siswa dan guru sekolah menengah setempat. Rangkaian kegiatan meliputi workshop, demonstrasi formulasi produk, serta pendampingan terkait teknik pengolahan dan pengemasan. Selain aspek produksi, program ini juga memberikan pendampingan dalam penguatan branding dan desain kemasan. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas serta mendukung pengembangan potensi eduwisata desa. Pelaksanaan Program Go Halal-Thoyyib diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas produk UMKM secara berkelanjutan, memperluas akses pasar, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sukolelo.
Mahasiswa Teknologi Pangan UMM Raih Prestasi Nasional di Kejurnas Karate 2026

Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (FPP UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Kejuaraan Karate STKIP Pasundan Open Tournament Series II 2026 Piala Kemenpora, kontingen Karate UMM berhasil meraih enam medali, menunjukkan kualitas pembinaan olahraga mahasiswa yang unggul dan berkelanjutan. Dari total perolehan medali tersebut, dua medali disumbangkan oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan UMM. Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknologi Pangan UMM mampu menunjukkan daya saing dan prestasi di tingkat nasional, sekaligus menjaga keseimbangan antara kegiatan perkuliahan dan aktivitas pengembangan minat bakat. Prestasi mahasiswa Teknologi Pangan di Kejurnas Karate ini semakin istimewa karena diraih oleh mahasiswa baru yang telah menunjukkan mental juara sejak awal masa studi. Dua srikandi Teknologi Pangan UMM yang berhasil naik podium adalah: Artika Atha Thaworn Thanyalak (Teknologi Pangan 2025) Meraih Juara II Kata Beregu Senior Putri. Ilma Mazida (Teknologi Pangan 2025) Meraih Juara III Kumite Perorangan Senior Putri. Keberhasilan Artika dan Ilma tidak terlepas dari proses latihan yang terstruktur, disiplin tinggi, serta pembinaan berkelanjutan di bawah naungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karate Universitas Muhammadiyah Malang. Meskipun masih berstatus sebagai mahasiswa baru, keduanya mampu menunjukkan mental juara, sportivitas, serta performa optimal dalam kompetisi yang diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai perguruan tinggi dan daerah di Indonesia. Partisipasi aktif mahasiswa dalam ajang kejuaraan nasional ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Malang dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Dukungan institusi terhadap pengembangan prestasi mahasiswa diwujudkan melalui fasilitas, pembinaan, serta kesempatan mengikuti berbagai kompetisi tingkat regional hingga nasional. Prestasi yang diraih mahasiswa Teknologi Pangan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa FPP UMM untuk terus mengembangkan potensi diri, berkontribusi positif bagi almamater, serta membawa nama baik universitas dalam berbagai bidang prestasi.
Membumikan Halal Bersama Mahasiswa UMM

Dengan Kurikulum Halal dan Pelatihan P3Halal Memberi 4 Manfaat dan Dampak Mendapat Pekerjaan di MBG (Oleh : Prof Dr.Ir. Elfi Anis Saati, MP. Ketua PS. P3Halal – UMM (Pusat Studi. Penelitian & Pengembangan Produk Halal-UMM) Malang, 14 Januari 2026 – Membangun industri halal bukan hanya soal penyediaan produk makanan halal saja, tetapi mencakup empat elemen penting, yakni barang dan jasa, infrastruktur, sumber daya manusia, serta dukungan pemerintah. Bergotong-royong membangun ekosistem halal adalah kerja besar lintas sektor: akademisi, pelaku usaha, regulator, dan masyarakat, dimana Indeks literasi ekonomi syariah kita masih di bawah 50 persen. Pelibatan mahasiswa dalam inisiatif “Go Halal” di Indonesia sangat didorong oleh pemerintah, khususnya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dengan peran utama sebagai pendamping Proses Produk Halal (P3H) dan agen literasi halal. Mahasiswa berperan sebagai duta produk halal dan menggerakkan literasi halal di lingkungan sekitar. Tiga pilar utama yaitu civitas akademika, pemerintah, dan pelaku industri, harus bersemangat bersama dalam mengembangkan industri halal. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga diharapkan melahirkan generasi sadar halal, menjadi agen-agen pembangun ekosistem halal yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam kegiatan Inovasi dan IPTEKS, mahasiswa juga terlibat dalam aspek riset dan pengembangan teknologinya Oleh karena itu PS P3 Halal UMM secara terus menerus mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dengan aksi nyata dalam penguatan ekosistem halal di Indonesia. Bahkan menjadi Pusat Kajian Pangan Aman-Halal pertama di Indonesia yang berdiri sejak Tahun 2008, telah mempunyai kurikulum 2-4 SKS pada MK manajemen Pangan Aman-halal, Manajemen Gizi Institusi Aman & Halal, pada Prodi Teknologi Pangan (sejak Tahun 2010), Agribisnis di Lingkungan Fak Pertanian_peternakan UMM, serta pada Program FAI (Ekonomi Syari’ah) dan FH (Pendidikan dan Pelatihan Kemahiran Hukum) UMM. Tidaklah mengherankan beberapa alumni THP/ITP, sekarang Teknologi Pangan menjadi auditor halal, pegawai di Balai BPOM, penyelia halal pada beberapa perusahaan makanan-minuman, serta akhir-akhir ini sedang banyak dibutuhkan kompetensinya pada program baru MBG (Makan Bergizi Gratis) Bersama para ahli gizi yang masih kekurang di banyak dapur MBG seluruh wilayah Indonesia. Disamping keahlian dalam mengelola menu MBG juga dalam mendukung ekosistem pangan halal melaksanakan sertifikasi halal dapur MBG-nya. Seperti dialami oleh alumni TP Sdr. Iffi, STP yang telah membantu tim halal UMM selama hampir 2 tahun (sebagai tenaga magang alumni), dinyatakan lulus wawancara sebagai Ahli Gizi dapur MBG di daerah Banyuwangi Jawa Timur Alumni magang halal; Pendampingan Hotel/UKM bersama LazisMu/MayBank Mahasiswa diberi media mengimplementasikan kurilukum dengan Pelatihan P3/Pendamping Proses Produk Halal bekerjasama PS. P3Halal-UMM, sehingga penguatan pemahaman dan ketrampilan dapat langsung dilaksanakan menjadi tugas pendampingan dan sertifikasi halal kepada UMKM, Hotel, café/RM dan lainnya. Selanjutnya mahasiswa diberi kesempatan dapat melanjutkannya dalam kegiatan Magang, PKL, bahkan PMM/KKN tematik halal, yang hasil pendampingan data-data UMKM tersebut dapat menjadi bahan TA/skripsinya. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik khusus dengan fokus pendampingan sertifikasi halal bagi UMK di daerah pedesaan atau daerah binaan, serta memberi ruang agar mahasiswa punya pengalaman praktis di lapangan. Melalui program-program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan kompetensi teknis, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem halal nasional dan sekaligus mahasiswa dapat menyelesaikan tugasnya hingga lulus tepat waktu. Tugas tersebut dapat dilanjutkan menjadi judul skripsinya tanpa harus melakukan penelitian lagi yang membutuhkan waktu dan biaya tidak sedikit. KKN Halal di Purwosari-Pasuruan; Lulus Pelatihan P3Halal (Teknologi Pangan) Program Pendamping Proses Produk Halal (P3H), Mahasiswa dilatih dan direkrut untuk menjadi pendamping yang membantu Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam memperoleh sertifikasi halal secara gratis (program SEHATI); Mengedukasi pelaku UMK tentang pentingnya sertifikasi halal dan manfaatnya bagi bisnis mereka; Membantu UMK mempersiapkan dokumen dan data yang diperlukan untuk pengajuan sertifikasi melalui sistem, serta Memberikan bimbingan dalam penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) di lokasi produksi. PS P3 Halal UMM bersama MK terkait melakukan kegiatan intregrasi-kolaboratif, mahasiswa yang telah berhasil meloloskan Seritifkat Halal UKM yang didampingi hasil kegiatan pelartihan, akan dibebaskan dari kegiatan UAS berhasil memperoleh nilai A, dan bisa menjadi tema bahan Tugas akhir agar mahasiswa lulus tepat waktu, dan melanjutkan dengan riset sosial mengalanlisis hasil tuitik kritis keharamannya produk UKM yang didampinginya. Dari sebanyak 90 mahasiswa, dalam tempo 4 minggu 14 orang telah berhasil menuntaskan tugas terstruktur, hingga ada 6 mahasiswa sukses membantu mengawal UKM hingga terbit Sertifikat Halal produknya, antara lain : 7 Minuman Bu Neneng sengkaling; Bumbu pecel Bu Romlah Singosari Malang, dan Dimsun Littlebite. Agen Perubahan dan Literasi: Mahasiswa, sebagai generasi muda yang dominan, dianggap sebagai agen perubahan (agent of change) yang efektif untuk menyebarluaskan informasi dan gaya hidup halal di masyarakat. Mahsiswa juga diharapkan sebagai penggerak gaya hidup Halal, mendorong kesadaran konsumsi produk halal di kalangan milenial dan masyarakat luas.
Rapat Kerja Pimpinan FPP

Rapat Kerja Pimpinan FPP UMM di Lembah Metro Resort Batu, 10 Desember 2025 — Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Lembah Metro Resort, Batu, saat Fakultas Pertanian-Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang menggelar rapat kerja pimpinan. Acara ini menjadi ajang berkumpulnya para Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) untuk menyusun langkah strategis fakultas ke depan. Dalam rapat kerja tersebut, enam program studi di lingkungan FPP memaparkan program kerja masing-masing. Mulai dari rencana pengembangan akademik, inovasi penelitian, hingga kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026. Tak hanya itu, pihak fakultas juga menyampaikan program kerja tingkat fakultas yang menekankan pada kolaborasi lintas prodi, peningkatan kualitas riset, serta penguatan jejaring dengan dunia industri. Diskusi berlangsung santai namun produktif. Para pimpinan prodi saling bertukar ide, memberi masukan, dan menyelaraskan visi agar seluruh program dapat berjalan seiring dengan kebutuhan mahasiswa dan tantangan sektor pertanian-peternakan. Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi momen kebersamaan untuk memperkuat sinergi antarprodi. Dengan suasana resort yang sejuk dan mendukung, kegiatan terasa lebih cair dan penuh inspirasi. Harapannya, hasil rapat kerja ini akan membawa Fakultas Pertanian-Peternakan UMM semakin maju dan berdampak nyata bagi masyarakat. EP