Sebuah komitmen yang telah dirawat selama empat tahun akhirnya kembali diperbarui dan diperkuat. Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (FPP UMM) dan Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP UNUD) resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) pada Jumat, 5 Juni 2026, di Ruang Sidang FPP UMM. Bersamaan dengan itu, Implementation Agreement (IA) antara Program Studi Agribisnis UMM dan Program Studi Agribisnis UNUD turut ditandatangani sebagai penegasan konkret dari kerja sama yang telah lama terjalin.

Bukan tanpa alasan penandatanganan ini terasa istimewa. Selama empat tahun perjalanan kolaborasi, kedua institusi telah bersama-sama menghasilkan artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional maupun internasional, serta buku penelitian bersama yang menjadi bukti nyata produktivitas kemitraan ini. Pencapaian tersebut menjadi landasan kuat mengapa kedua pihak sepakat untuk tidak hanya melanjutkan, tetapi juga memperluas cakupan kerja sama ke depannya.

Dekan FPP UMM, Prof. Dr. Ir. Warkoyo, M.P., IPM., menyampaikan apresiasi mendalam atas keberlanjutan kolaborasi ini. Beliau menegaskan bahwa kerja sama yang telah terjalin tidak boleh berhenti hanya pada tataran penelitian, melainkan harus merambah ke bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Wakil Dekan I, Mochammad Wachid, S.TP., M.Sc., Ph.D., menambahkan bahwa jejaring akademik antarperguruan tinggi seperti ini merupakan investasi jangka panjang yang dampaknya akan terasa langsung, baik bagi kualitas ilmu pengetahuan maupun kesejahteraan masyarakat. Dukungan serupa disampaikan oleh Wakil Dekan II, Ganjar Adhywirawan Sutarjo, S.Pi., M.P., yang mendorong agar kerja sama ini terus berkembang, mencakup pengembangan akademik, riset, hingga peningkatan kapasitas mahasiswa dari kedua institusi.

Dari pihak Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Ketut Budi Susrusa, M.S. dan Dr. Ir. Gede Mekse Korri Arisena, S.P., M.Agb., IPM. menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang selalu diberikan FPP UMM. Keduanya menegaskan bahwa luaran-luaran berharga yang telah dihasilkan bersama menjadi bukti kuat bahwa kemitraan ini tidak hanya layak untuk dilanjutkan, tetapi juga untuk terus dikembangkan lebih jauh. Melalui penandatanganan MoA dan IA ini, kedua institusi berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat menjadi model kemitraan antarperguruan tinggi yang berdampak nyata, tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi kemajuan sektor pertanian dan agribisnis Indonesia secara keseluruhan.